The Lord of the Rings: The Two Towers (2002) Sinopsis, Informasi


Tanggal Rilis: 18 Desember 2002 (AS)
Genre: Petualangan, Drama, Fantasi
MPAA Rating: PG-13
Sutradara: Peter Jackson
Penulis: J.R.R. Tolkien, Fran Walsh, Philippa Boyens, Stephen Sinclair, Peter Jackson
Pemeran:
▪ Elijah Wood (sebagai Frodo Baggins)
▪ Ian McKellen (sebagai Gandalf)
▪ Viggo Mortensen (sebagai Aragorn)
▪ Sean Astin (sebagai Sam)
▪ John Bach (sebagai Madril)
▪ Cate Blanchett (sebagai Galadriel) dll.

Perusahaan Produksi: New Line Cinema, WingNut Films, The Saul Zaentz Company
Distributor: New Line Cinema, Warner Bros., A-Film Distribution, Alliance Atlantis Communications, dll.

Anggaran Produksi: 94.000.000 USD (sekitar Rp 1,3 Trilyun)
Pendapatan Kotor: 926.047.111 USD (sekitar Rp 12,9 Trilyun)

Trailer


Sinopsis Singkat: 
Melanjutkan perjalanan dari Frodo dan teman-temannya untuk menghancurkan Cincin. Frodo dan Sam menemukan mereka sedang diikuti oleh Gollum yang misterius. Aragorn, pemanah Elf Legolas, dan Gimli si Kurcaci bertemu dengan kerajaan Rohan yang terkepung, yang dulunya Raja Theoden yang agung, kini telah jatuh di bawah mantra mematikan Saruman.


Berita & Informasi:
    Penghargaan
● Satu-satunya nominasi Oscar Film Terbaik tahun itu yang dinominasikan untuk Best Sound Editing dan Best Visual Effects.
● Termasuk di antara "1001 Film Yang Harus Anda Tonton Sebelum Mati".

    Produksi
● Ketika giginya patah selama syuting berlatar Helm's Deep, Viggo Mortensen dibawa ke dokter gigi Peter Jackson di Wellington. Dia masih mengenakan kostumnya dan berlumuran "darah orc" hitam, yang dia tolak untuk dibersihkan karena akan menyusahkan kelanjutannya. Dia kembali pada lokasi setengah jam, setelah dokter gigi selesai dengannya.

    Cameo
● Barrie M. Osborne (Produser Eksekutif) muncul ketika seorang tentara Rohirrim melempar batu ke arah Uruk-Hai saat menyerang gerbang di Helm's Deep.
● Dan Hennah (Art Director) muncul di gudang senjata di Helm's Deep. Lihat dari bahu kanan Aragorn, setelah Legolas berkata, "Mereka ketakutan, aku bisa melihatnya di mata mereka."
● Alan Lee (Perancang Konsep) dapat dilihat sebagai kaum Rohan yang mengumpulkan senjata di Helm's Deep (di sebelah kiri ketika Aragorn berteriak, "Kalau begitu aku akan mati sebagai salah satu dari mereka!").

    Lain-lain
● Didedikasikan untuk Carla Fry, Brian Bansgrove, dan Brent Robb

Dan masih banyak lagi info lainnya, stay tune.


Sinopsis Lengkap: (Awas spoiler)
Film ini dimulai dengan kilas balik ke film pertama, dengan Gandalf bertarung melawan Balrog di Jembatan Khazad-dûm, tetapi kali ini berlanjut dari perspektif Gandalf, dengan adegan terus mengikuti keduanya berkelahi sampai terjatuh ke bawah. Saat mereka terjatuh ke bawah lahar, Frodo terbangun dari mimpinya dan melanjutkan perjalanannya dengan sahabatnya yang terpercaya dan setia, Sam, melalui wilayah berbatu Emyn Muil, tempat mereka mulai tersesat. Segera mereka diserang oleh Gollum yang kerasukan cincin dan ingin mengambil "yang berharga" dari yang menurutnya mereka pencurinya. Kedua hobbit itu menaklukkan dan mengikatnya dengan tali Peri milik Sam yang diberikan kepadanya oleh sesepuh Peri Galadriel saat di Lorien. Sam tidak mempercayai Gollum dan ingin meninggalkannya, tetapi Frodo memahami beban makhluk itu dan mengasihani dia. Membutuhkan panduan, Frodo melepas tali dari leher Gollum dan membujuknya untuk membawa mereka ke Gerbang Hitam Mordor.


Di Rohan, sekelompok Uruk-hai berlari melintasi padang berumput dengan tawanan mereka Merry dan Pippin. Aragorn, Legolas dan Gimli sedang mengejar, setelah tiga hari berlari, Legolas menduga para Hobbit dibawa ke Isengard, di mana Saruman memimpin pasukan Uruk-hai-nya untuk melakukan penawaran ke Sauron. Di kerajaan Rohan, rumah para penguasa kuda, Raja Théoden secara mental dan fisik lemah karena pesona pelayannya, Gríma Wormtongue, yang diam-diam melayani Saruman. Orc dan Wild Men of Dunland yang disuruh oleh Saruman bebas berkeliaran di tanah dan membunuh orang-orang termasuk putra tunggal raja Théodred. Keponakan Théoden, Eomer, menginterogasi Grima, dengan marah menyadari bahwa dia memiliki mata yang penuh nafsu terhadap saudara perempuan Eomer, Eowyn, bahwa dia sekarang adalah seorang anak buah Saruman. Gríma mengusir Eomer karena terus menghakiminya dan Eomer berangkat untuk mengumpulkan orang-orang setia yang tersisa dari Rohirrim di seluruh negeri.

Eomer dan Rohirrimnya menyergap dan membunuh semua Orc dan Uruk-hai yang menahan dua Hobbit di malam hari. Selama pertempuran, Merry dan Pippin melarikan diri dari penculiknya dengan lari ke hutan Fangorn di dekatnya. Eomer kemudian bertemu dengan Aragorn, Legolas dan Gimli, serta memberitahu Aragorn bahwa tidak ada yang selamat dari pembantaian Orc/ Uruk-hai. Setelah tiba di lokasi pertempuran, Aragorn menggunakan keterampilan pelacakan dan menemukan jejak hobbit yang mengarah ke Fangorn. Kami melihat Merry & Pippin ketika mereka melarikan diri ke hutan yang dikejar oleh Orc yang sebelumnya menyerang mereka. Mereka dibantu oleh Treebeard, jenis makhluk tertua seperti pohon, Ents, yang membawa mereka ke makhluk yang dia sebut penyihir putih, yang oleh Merry & Pippin anggap sebagai Saruman.

Frodo dan Sam melintasi Rawa-Rawa Mati, melewati pejuang mayat hidup yang jatuh dari Zaman Kedua yang menghantui rawa-rawa. Frodo menjadi terhipnotis oleh roh-roh yang hidup di perairan rawa dan jatuh. Dia ditarik keluar sebelum dia tenggelam oleh Gollum. Ketiganya juga bersembunyi dari Ringwraith yang terlihat terbang dilangit mengendarai makhluk, seperti naga hitam besar.

Di Hutan Fangorn, Aragorn, Legolas dan Gimli menemukan penyihir putih misterius yang akhirnya terbukti adalah Gandalf, yang terlahir kembali, sekarang dikenal sebagai Gandalf Putih. Dia berbicara tentang penderitaannya bersama Balrog. Gandalf memanggil Shadowfax, penguasa Mearas, ras kuda kuno & mulia untuk melanjutkan ke Edoras. Sementara itu, Frodo, Sam dan Gollum telah depan mencapai Gerbang Hitam, terlihat sangat dijaga ketat, (mereka mengamati pasukan yang sedang berjaga) dan meminta Gollum agar memberitahu ke mereka, jalan yang aman. Sam tetap curiga, tetapi Frodo percaya, dan mulai memanggil Gollum dengan nama aslinya, Sméagol. Sambil mengamati gerbang, Sam terjatuh sampai menuruni tebing. Frodo bergegas membantunya, dengan putus asa, melempar jubah yang diberikan oleh Galadriel pada mereka berdua. Sampai ada pasukan yang curiga mendekat ke mereka, tetapi tidak melihatnya, karena mereka tertutup jubah yang bisa menghilang.

Gandalf dan kelompoknya mendekati Meduseld di Edoras, tempat Theodred baru saja meninggal bersama Éowyn di samping tempat tidurnya. Setelah banyak basa-basi, mereka mengusir roh Saruman dari Raja Théoden dan mengusir Wormtongue. Théoden dihadapkan dengan putranya yang sudah meninggal, dan diceritakan tentang perilaku asli anaknya itu, alih-alih mengambil resiko dalam perang, tapi malah memutuskan untuk melarikan diri ke sebuah benteng besar bernama Helm's Deep, yang pada saat itu merupakan saat-saat sulit dalam menyelamatkan rakyat Rohan. Gandalf pergi untuk mencari Éomer dan Rohirrim-nya, berjanji untuk kembali dalam waktu lima hari. Wormtongue/ Grima melarikan diri ke Orthanc dan memberi tahu Saruman tentang rakyat Rohan yang telah tidak ia pegang kendali lagi, Saruman kemudian memutuskan untuk menghancurkan Rohan.

Di Ithilien, Sméagol bertempur melawan kepribadiannya yang berpisah dalam upaya berteman dengan Frodo dan Sam, yang akhirnya mengusir bagian jahat Gollum. Kedua hobbit menjadi saksi penyergapan orang-orang Southron, tetapi mereka ditawan oleh tentara Gondor.

Sementara itu, sepanjang perjalanan ke Helm's Deep, Éowyn menjadi lebih banyak berpikir ke Aragorn. Ketika kelompok itu diserang oleh Saruman's Wargs dan para penunggang Orc mereka, Éowyn yang sedang bersedih ditugaskan untuk memimpin orang-orang Edoras dengan selamat ke Helm's Deep. Selama pertempuran, Aragorn diseret oleh Warg hingga terjatuh dari tebing dan tercebur ke sungai.

Di Isengard, Saruman mengungkapkan pasukannya yang besar ke Wormtongue/ Grima dan mengirim mereka pergi untuk berperang di Helm's Deep. Merry & Pippin yang berada di tempat Treebeard, menyadari perang sedang dimulai. Di Rohan, Aragorn tersungkur di tepi sungai dan didorong kembali ke kesadaran oleh kudanya, Brego. Ia berniat kembali ke Helm's Deep. Di Rivendell, Elrond tahu bahwa zaman Peri sudah berakhir dan meyakinkan Arwen bahwa tidak ada harapan untuk tetap dan dia harus pergi ke Grey Havens. Elrond menunjukkan padanya, bahwa jika dia menunggu Aragorn, bahkan jika dia berhasil menghancurkan Sauron dan menjadi Raja Gondor, dia masih akan menyerah pada kematian. Arwen akan menderita dan sedih begitu dia mati, ia dengan enggan setuju untuk pergi. Sementara itu di Gondor, Frodo dan Sam dibawa ke Henneth Annûn dan dibawa ke Faramir, di mana mereka mengetahui bahwa penculiknya adalah adik laki-laki Boromir. Sméagol menghindari penangkapan, untuk menyelamatkan hidupnya, secara tidak sadar terpikat ke dalam perangkap Frodo, membawa kembali sifar jahat Gollum-nya.

Dalam perjalanannya ke Helm's Deep, Aragorn melewati pasukan Saruman di Uruk-hai, yang jumlahnya setidaknya 10.000 orang. Kedatangannya disambut dengan lega, tetapi hanya sebentar, karena berita bahwa hanya ada 300 orang di benteng itu. Dia menasihati Thoden untuk mengirim bantuan, tetapi permohonannya jatuh di telinga tuli dan putus asa. Di hutan Fangorn, Treebeard dan Ents lainnya, bersama Merry & Pippin, akan mengadakan rapat untuk memutuskan peran Ents dalam perang dengan Saruman. Kembali ke Helm's Deep, setiap pria yang cukup tua untuk memegang pedang dipanggil untuk siap bertempur, dan para wanita kembali ke benteng. Malam tiba, para pembela siap untuk menyerang, kemudian, di tengah keputusasaan, satu batalion pemanah Peri dari Lorien, yang dipimpin oleh Haldir, tiba untuk membantu dalam pertempuran berikutnya.


Para pembela menunggu di dinding ketika petir menandakan pasukan besar Saruman. Di tengah hujan lebat, seorang lelaki tua di dinding tanpa sengaja melepaskan panah, membunuh seorang Uruk. Pertempuran Helm's Deep dimulai dari pemanah manusia dan Peri menebang puluhan Uruk-hai. Sementara itu, kembali ke rapat Entish, Merry & Pippin menjadi frustrasi oleh pemikiran yang lambat. Kembali ke Helm's Deep, pertahanan perlahan-lahan memburuk dan musuh berhasil menembus dinding melalui saluran pembuangannya. Meskipun semua upaya terbaik dikerahkan Aragorn dan Gimli, Uruk-hai berhasil menembus gerbang utama dan segera menguasai benteng. Di Fangorn, Treebeard dan Ents lainnya telah memutuskan untuk tidak terlibat dalam perang. Di tengah pertempuran, Haldir jatuh dalam pertempuran dan beberapa Peri yang tersisa jatuh kembali ke Keep. Di Hornburg, Uruk telah memanjat tembok, dan telah menembus gerbang, memaksa para pembela untuk mundur ke Keep. Frustrasi oleh keputusan Ents untuk tidak berpartisipasi dalam perang, Pippin secara cerdik membawa Treebeard ke bagian Hutan Fangorn dekat Isengard, dan menceritakan bahwa Saruman telah membinasakan pohon-pohon temannya untuk membangun dan membuat senjata untuk pasukannya. Treebeard dipenuhi dengan kemarahan atas pengkhianatan Saruman dan memerintahkan semua orang Ents untuk membalas dendam. Mereka berkumpul dan memulai menuju Isengard.

Di reruntuhan Osgiliath, Faramir berbicara tentang mengirim hadiah besar kepada ayahnya, cincin itu, untuk digunakan sebagai senjata yang akan membantu memenangkan perang. Sam mengatakan kepadanya bahwa cincin itu membuat Boromir menjadi gila & tidak terhormat. Sementara itu, ketika Keep sedang diserang, dan mengingat kata-kata Gandalf sebelum dia pergi, agar mencari dia saat fajar pada hari ke-5, Aragorn dan yang lainnya melakukan satu perjalanan dengan naik kuda untuk menyerang tentara Uruk-hai, dalam sebuah upaya putus asa untuk memungkinkan perempuan dan anak-anak Rohirrim untuk melarikan diri ke Gua Glittering  di belakang Keep. Ketika para penunggang dikelilingi dan semuanya tampak putus asa, Aragorn mendongak untuk melihat Gandalf di puncak bukit tinggi di depan benteng. Bersamanya adalah Eomer, dan dua ribu Penunggang Rohirrim, saat mereka turun, matahari terbit di atas bukit, membutakan pasukan Uruk. Di Isengard, serangan Ents, melempar batu dan sambil menghancurkan bendungan untuk membanjiri sekitarnya dan menghancurkan sistem terowongan dan pengecoran di bawahnya, sementara Saruman terlihat panik dari menara.

Kembali di Osgiliath, para Hobbit dihadapkan ke Ringwraith dan binatang buasnya. Gandalf dan yang lainnya sekarang mengakui perang besar tidak dapat dihindari (karena Sauron pasti akan mencari pembalasan atas kekalahan Saruman) dan satu-satunya harapan mereka terletak pada Frodo dan Sam, yang telah melanjutkan perjalanan mereka ke Mordor. Menemani mereka sekali lagi dan merasa dikhianati setelah penganiayaannya oleh pasukan Faramir, sifat Gollum yang lebih jahat kembali dan memutuskan untuk merebut kembali cincin dengan memimpin Frodo dan Sam untuk "dia".


iklan atas artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Rekomendasi Terkait

Rekomendasi Terkait