Fakta-Fakta film Klaus (2019)

Klaus merupakan film animasi bertema Natal tahun 2019 yang didistribusikan platform streaming Netflix sebagai fitur animasi orisinal pertama. Sang sutradara Sergio Pablos ingin membuat film fitur animasi tradisional, tetapi dia ingin melihat bagaimana animasi akan berkembang tanpa beralih ke animasi yang dihasilkan komputer. Jadi studio menggunakan teknik pencahayaan CGI dengan sketsa yang digambar tangan untuk menciptakan gaya animasi yang unik untuk ceritanya. Sebelum membaca fakta-fakta film Klaus dibawah ini lebih baik untuk menonton filmnya terlebih dulu.

Kota fiksi Smeerensburg didasarkan pada Smeerenburg, sebuah kota aktual yang ada di Norwegia. Dulunya merupakan pos perburuan paus yang makmur selama abad ke-17.
Awalnya direncanakan bagi orang-orang Sami untuk berbicara bahasa Inggris tetapi ini kemudian diubah dan mereka hanya berbicara bahasa asli mereka di film. Menurut informasi nyata, suku Sami adalah penduduk asli Finno-Ugrik yang tinggal di wilayah Sápmi di Arktik yang saat ini mencakup ujung utara Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Semenanjung Kola di Rusia.
Neda Labba, yang menyuarakan gadis Sami Margu tidak bisa berbahasa Inggris. Sergio Pablos melakukan perjalanan jauh ke Tromso, Norwegia di mana dia tinggal dan melakukan seluruh sesi rekamannya melalui terjemahan dan mimikri.
Film ini pernah dibawa berkeliling ke berbagai studio, yang menganggapnya "terlalu berisiko," dari April 2015 sampai Netflix memperoleh hak pada November 2017.
Film ini didedikasikan untuk animator dan pemeriksa adegan Mary Lescher yang meninggal pada 2 Juni 2019 karena kanker. Dia telah bekerja di Klaus, serta fitur animasi lainnya seperti Beauty and the Beast (1991) dan The Lion King (1994).

Terkait:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel