Review The Peanut Butter Falcon (2019) "Sebuah Petualangan Epik Bersama Penderita Sindrom Down"

The Peanut Butter Falcon adalah film drama komedi Amerika tahun 2019 yang disutradarai dan ditulis oleh Tyler Nilson dan Michael Schwartz, dan dibintangi oleh Shia LaBeouf, Zack Gottsagen, Dakota Johnson, John Hawkes, Bruce Dern, Jon Bernthal dan Thomas Haden Church. Alur ceritanya mengikuti seorang pria muda dengan sindrom Down yang melarikan diri dari panti yang dibantu dan berteman dengan seorang nelayan yang bandel dalam pelarian. Ketika kedua pria itu membentuk ikatan persahabatan yang cepat, seorang karyawan panti sosial berusaha melacak mereka.

Well, ini benar-benar film yang epik, unsur keluarga, persahabatan, arti hidup semuanya kuat didalamnya. Pengenalan karakter yang cukup simpel, pencahayaan sepanjang film yang sedikit redup tapi tidak mengartikan ini film kelam secara keseluruhan, komedi disini sebagian besar dihasilkan oleh karakter penderita sindrom down itu sendiri tapi sesekali membuat kita sedih, oh ya, sedikit pengertian "Sindrom Down atau Down syndrome adalah kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya memiliki tingkat kecerdasan yang rendah, dan kelainan fisik yang khas", jadi kita menganggap ia lucu karena tingkah dan omongannya yang polos. Bintang Shia LaBeouf yang tidak pernah kulihat main film sejak Transformers 3 tahun 2011 lalu, kini kembali dengan karakternya sebagai sang sahabat sejati, dan Dakota Johnson selalu membuat saya jatuh cinta, sangat menawan di film ini. Petualangan mereka yang epik dengan diiringi musik klasik campuran kontemporer dan musik rakyat, dan beberapa kali kamera meng-shoot pemandangan alam membuat kita semakin menikmati dan menghargai hidup.

Kekurangannya adalah adegan yang cepat, saya mengira ada beberapa adegan yang dipotong saat mereka berpetualang, film seperti ini sangat pas dengan durasi lebih panjang. Yah, secara keseluruhan ini adalah film hebat yang menceritakan tentang arti hidup dengan ending yang akan membuat kita sedikit terkejut.

Film ini juga memenangkan beberapa penghargaan untuk sutradara dan respon positif dari para kritikus. Jika kalian ingin memilih film untuk tontonan keluarga yang memiliki pesan kehidupan didalamnya, ini sangat cocok, tapi ada sedikit adegan ciuman bibir dibagian akhir film. Ini hanyalah review pribadi, tuliskan pendapat kalian di komentar.

"Jika kalian merasa bersalah dalam kehidupan masa lalumu, cobalah untuk membantu mewujudkan harapan orang lain yang memiliki kekurangan, meskipun itu terlihat tidak mungkin tercapai."


Terkait:

Belum ada komentar. Berikan komentar tentang pendapat atau review Anda disini!

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel